Home / Hipotesa dan Analisa / Benarkah Pagaruyung adalah Pewaris Langsung dari Kerajaan Malayapura

Benarkah Pagaruyung adalah Pewaris Langsung dari Kerajaan Malayapura

Benarkah Kerajaan Pagaruyung adalah pewaris dari Kerajaan Malayapura? Benarkah Kerajaan Malayapura berintegrasi dengan sistem aristokrasi Koto Piliang dalam lembaga Rajo Tigo Selo?

Sepeninggal Adityawarman yang wafat pada 1375, belum ditemukan bukti yang memadai untuk mengetahui siapa pengganti dari Adityawarman. Terdapat ”bagian yang hilang“ dalam penulisan sejarah Kerajaan Pagaruyung. Bagian tersebut berada di antara masa pemerintahan Adityawarman (1347-1376) dan masa pemerintahan Sultan Alif Khalifatullah (Sultan pertama yang memeluk agama Islam) yang naik tahta sekitar tahun 1560 M. Sedikit informasi yang berhasil ditemukan, menyatakan bahwa ada kemungkinan pengganti Adityawarman adalah Ananggawarman yang merupakan putera dari Adityawarman (M.D. Mansoer et.al., 1970:64-65). Nama ini muncul dan dipahat dalam Prasasti Saruaso II. Ananggawarman inilah yang ditahbiskan pada 1376 untuk menduduki posisi raja menggantikan ayahnya, Adityawarman yang telah  meninggal (M.D. Mansoer et.al., 1970:64-65).

Namun tiba-tiba muncul pengkaitan ini dalam Tambo Pagaruyung yang diterbitkan tahun 1970. Tambo ini memuat silsilah sebagai berikut:

  1. Raja Adityawarman
  2. Raja Ananggawarman
  3. Raja Vijayawarman
  4. Daulat Yang DiPertuan Sultan Bakilap Alam Sultan Alif 1 Yamtuan Raja Bagewang
  5. Daulat Yang DiPertuan Sultan Siput Aladin
  6. Daulat Yang DiPertuan Sultan Ahmad Syah Yamtuan Raja Barandangan
  7. Daulat Yang DiPertuan Sultan Alif ll Yamtuan Khalif
  8. Daulat Yang DiPertuan Sultan Bagagar Alamsyah Yamtuan Raja Lembang Alam.
  9. Daulat Yang DiPertuan Sultan Alam Muningsyah l Yamtuan Raja Bawang.
  10. Daulat Yang DiPertuan Malenggang Alam Yamtuan Rajo Naro.
  11. Daulat Yang DiPertuan Sultan Alam Muningsyah ll Yang DiPertuan Sultan Abdul Fatah Yamtuan Sultan Abdul Jalil l.
  12. Daulat Yang DiPertuan Sultan Tangkal Alam Bagagarsyah Yamtuan Hitam.
  13. Daulat Yang DiPertuan Sultan Abdul Jalil ll Yang DiPertuan Garang Yang DiPertuan Sultan Abdul Jalil.
  14. Daulat Yang DiPertuan Puti Reno Sumpu Yang DiPertuan Berbulu Lidah.

Limbago Rajo Nan Tigo Selo, Basa Ampek Balai dan Langgam Nan Tujuah adalah warisan dari Lareh Koto Piliang, ciptaan Datuak Katumanggungan. Sedangkan Malayapura yang didirikan Adityawarman adalah penerus dari Dharmasraya yang sama sekali tidak terkait dengan sistem aristokrasi Koto Piliang.

Apakah tidak mungkin Malayapura ini “malendo” Limbago Rajo Nan Tigo Selo dan kemudian dihancurkan kembali oleh orang-orang Minangkabau pada periode 1376-1560 yang gelap itu?

Sementara istilah Raja Minangkabau sendiri “ditemukan” oleh Belanda untuk menghadapi Gerakan Paderi.

Sumber:

http://melayuonline.com/ind/history/dig/70/kerajaan-pagaruyung

http://marisma.multiply.com/journal/item/48/SEJARAH_RINGKAS_KERAJAAN_PAGARUYUNG_DARUL_QORROR_BHG.1_

About minangheritage

Minangkabau Heritage adalah sebuah gerakan konservasi Warisan Budaya Minangkabau yang berangkat dari kesadaran akan perlunya portal open data dengan sumber terbuka yang bertemakan Kebudayaan Minangkabau. Proyek ini diselenggarakan secara gotong royong baik dari sisi teknis, penyuntingan naskah dan pelbagai kegiatan lainnya. Saat ini ada 3 Sub Tema besar yang sedang dikerjakan yaitu : Sejarah Minangkabau, Budaya Minangkabau, Warisan Minangkabau. Ingin berpartisipasi ? Silahkan kirim file, naskah, dokumen anda melalui menu yang tersedia atau kiri email beserta lampiranya ke [email protected]

Check Also

Brunai Darussalam

TRANSCRIPTION AND TRANSLATION OF A HISTORIC TABLET Engraved on stone, in the Malay character, by …

8 comments

  1. Ridho Sutan Palimo Bandaro

    Malayapura itu berada di Dharmasraya, sedangkan Pagaruyung di Minangkabwa.. Dari kitab negarakertagama,,disebutkan dua daerah ini..

  2. dari urutan dalam tambo yang ada tak ada sinkronisasi antara satu dengan yang lainnya dari tulisan tersebut.diatas…..

  3. Kami yg awam,tdk bs menjawab dngn pasti sesuai pertanya,an anda.Benarkah?..tetapi biasa dlm suatu nagari,jk seseorang atau segolongan klompok ingin,dan berkehendak untk menguasai nagari tsb dr penguasa yg mutlak. Maka jalan utama nya ialah.menghancur kan,menghilangkan bukti2 otentik.dan mengganti dngn bukti atau tambo baru yg sesuai dngn keinginan mrk..apalagi pd waktu itu nagari Minang brada dlm kekacauan,dimana orang2 sdh tidak lg peduli antar sesama nya.di nagari yg ber agama berhala,adalah sasaran kemarahan dr pendatang mau pun pribumi lokal..dngn seruan Fisyabillillaah,para mujahid2 ini menyerbu membakar merusak.dll. Dngn membonceng kekuatan kolonial untk nagari minang di adu.bgtu jg dngn nagari2 lain. Dr.Snouck..pendeta yg ahli di masalah Islam, pnya andil besar,merusak tatanan sejarah kita. trims.

  4. Untuk menyatukan semangat Minangkabau dan kebanggaan terhadap Leluhur kita dahulu yg tetap dalam wadah NKRI yg kita cintai.. Perlu diperjelas dan di muliakan kembali Raja Alam Minangkabau sebagai panutan Masyarakat Minangkabau dimanapun Berada

  5. Yang jelas pendiri dan raja pertama kerajaan Pagaruyung adalah Adityawarman. Dia adalah putera raja Majapahit dari isteri selir asal Jambi. Adityawarman ditugaskan utk mendirikan kerajaan Pagaruyung dgn menyatukan raja-raja kecil yang sudah ada. Beberapa kali dia diutus ayahnya (raja Majapahit) untuk pergi ke kerajaan Cina, diperkenalkan dan sekaligus menjalin persahabatan dgn dinasti yang berkuasa di Cina.
    Jadi kerajaan Pagaruyung adalah satu kesatuan dgn Majapahit. Bahkan konon ada catatan bahwa mahapatih Gajah Mada berasal dari tanah minang. Menilik namanya, nama Gajah Mada adalah nama khas Sumatera. Karena sejak dulu di Jawa tidak dikenal binatang Gajah. Binatang besar itu hanya ada di Sumatera. Terbuktilah di sini bahwa ada hubungan erat antara Tanah Minang dengan Majapahit. Bahkan hubungan darah dan kekerabatan. Hanya saja catatan-catatan sejarah yang ada, kurang pernah didalami. Catatan sejarah penting yang lain, banyak tersimpan di beberapa negeri Eropa, di museum maupun di perorangan.

  6. untuk mencari sejarah kerajaan yg hilang anda harus menulusuri suku yang disamarkan dari lareh koto piliang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *