Home / 2009 / October

Monthly Archives: October 2009

Pasang Surut Kerajaan Champa

Nama Champa sedikit banyaknya berpengaruh terhadap kebudayaan Minangkabau. Asal usul Harimau Campa sebagai salah satu tokoh dalam Tambo yang ikut serta dalam rombongan Sultan Maharaja Diraja, kesamaan sistem matrilineal, kesamaan sistem konfederasi nagari dan kaitan dengan pendiri Kerajaan Inderapura adalah sekian banyak jejak yang berkaitan dengan wilayah Minangkabau. Diluar Minangkabau, …

Read More »

Kaba Gadih Basanai

Pengantar Kaba Gadih Basanai adalah kaba yang berasal dari Pesisir Selatan dengan setting cerita di daerah Salido. Salido adalah sebuah pantai yang indah di Bandar Sepuluh, pesisir barat Sumatera. Berikut jalan cerita selengkapnya: Jalan Cerita Semenjak ibunya mati, tinggallah Gadih Basanai seorang diri di rumah yang besar. Tiada seorangpun mendekat-dekat …

Read More »

Warisan Ukiran dari Yunani Kuno

Dalam tulisan sebelumnya yang berjudul Warisan Ukiran dari Gandhara, saya telah menyajikan sebuah hipotesa tentang keterkaitan antara kebudayaan hellenisme yang berkembang di Gandhara pada sekitar awal abad Masehi dengan kebudayaan yang berkembang di Minangkabau. Objek yang menjadi aspek penelitian saya diantaranya adalah kesamaan antara motif ukiran Minangkabau dengan motif ukiran …

Read More »

Swarnadwipa Silang Budaya

Kepercayaan tentang asal usul yang berakar jauh dari Pulau Sumatera ternyata tidak hanya di dominasi oleh masyarakat Minangkabau.  Setidaknya ada 6 suku bangsa lain yang mengaku berasal dari daerah yang jauh di luar Pulau Sumatera, yaitu masyarakat Kuantan di Inderagiri Riau, masyarakat Kerinci, etnis Karo (khususnya Marga Sembiring), masyarakat Barus …

Read More »

Kronologi Langgam Nan Tujuah, Rajo Tigo Selo dan Basa Ampek Balai

Sekilas Tentang Kedudukan Raja dalam Kelarasan Koto Piliang Dalam khazanah kelarasan Koto Piliang dikenal lembaga-lembaga yang bernama Langgam Nan Tujuah, Rajo Tigo Selo dan Basa Ampek Balai. Lembaga-lembaga ini sudah ada sejak kelarasan Koto Piliang didirikan, berlanjut sampai masa pemerintahan Pagaruyung dan diteruskan sampai saat ini. Pada masa pemerintahan Kerajaan …

Read More »

Dinamika Dua Kelarasan dalam Masyarakat Minangkabau

Masyarakat Minangkabau adalah sebutan untuk sebuah kelompok masyarakat yang mendiami sebahagian besar daerah Propinsi Sumatra Barat yang meliputi kawasan seluas 18.000 meter persegi yang memanjang dari utara ke selatan di antara Samudera Indonesia dan gugusan Bukit Barisan. Secara jelas batas daerah etnis Minangkabau ini sulit diketahui, bahkan apabila dikaji secara …

Read More »

Perbedaan Adat Koto Piliang Dengan Bodi Caniago

1. Memutuskan Perkara Menghadapi sesuatu permasalahan dalam memutuskan perkara, Bodi Caniago berpedoman kepada “…tuah dek sakato, mulonyo rundiang dimufakati, dilahia lah samo nyato di batin buliah diliekti…” (tuah karena sekata, mulanya rundingan dimufakati, dilahir sudah sama nyata, dibatin boleh dilihat). Artinya sesuatu pekerjaan atau menghadapi sesuatu persolan terlebih dahulu hendaklah …

Read More »